Membuat Panah Tradisional untuk Memancing Ikan

Panah adalah salah satu senjata tradisional yang banyak digunakan oleh para pemburu, musafir, sampai pasukan perang. Tahukah Anda, untuk membuat panah dibutuhkan keuletan dan keterampilan karena dalam panah ada dua bagian yang penting, yaitu busur dan anak panah. Kalo tujuannya untuk memanah ikan, maka pastikan dulu apa jenis ikan nya. Cari harga bibit ikan koi disini aja, karena beda kolam beda juga cara budidaya. Hal inilah yang menyebabkan busur panah juga mesti dipertimbangkan.

Berikut adalah cara pembuatan busur panah tradisional:

  1. Pilih sepotong kayu yang panjang untuk busur.
  2. Tentukan lengkung alami tongkat kayu tersebut.

Setiap batang kayu memiliki lengkung alami, tidak peduli meskipun batangnya kecil. Ketika Anda membuat busur, lengkungan ini akan menentukan di mana Anda menempatkan fitur utamanya.

  1. Tentukan pegangan dan belahan busurnya.

Bagian ini sangat penting untuk proses pembentukan busur. Untuk menemukan pegangannya, buatlah tanda sepanjang 7,5 cm di atas dan di bawah titik tengah busur. Bagian di antara dua tanda ini adalah sebagai pegangan busur, sedangkan di atasnya adalah belahan busur bagian atas, dan di bawahnya adalah belahan busur bagian bawah.

  1. Bentuklah busurnya.

Tempatkan ujung bawah busur di kaki Anda, dan satu tangan di bagian atas busur. Dengan tangan yang lain, tekan ke arah luar, dengan bagian perut busur menghadap ke arah Anda. Gunakan latihan ini untuk menentukan di bagian mana yang lentur dan bagian mana yang tidak lentur.

  1. Buatlah takik untuk menempatkan tali busur.

Gunakan pisau untuk memotong takik yang dimulai di sisi samping busur dan belokkan ke arah perut busur dan menuju ke dalam ke arah pegangan. Harus dibuat satu takik untuk setiap ujung busur yang jaraknya sekitar 2,5 sampai 5 cm dari masing-masing ujung busur.

  1. Pilih tali busurnya.

Talinya tidak boleh melar, karena kekuatannya berasal dari kayu, bukan dari talinya. Jika Anda terdampar di hutan rimba, mungkin sulit untuk menemukan tali yang cocok, dan Anda mungkin perlu mencoba berbagai macam bahan sebelum Anda menemukan satu bahan yang memiliki kekuatan yang dibutuhkan.

  1. Pasang talinya pada busur.

Anda harus membuat ikatan yang longgar dengan simpul yang sangat kuat di kedua ujung tali busur Anda sebelum memasukkannya di belahan atas dan bawah busur Anda. Buatlah tali yang sedikit lebih pendek daripada panjang busur Anda ketika busur belum ditekuk, sehingga busur dan talinya menegang ketika tali dipasang pada busur.

  1. Tekuk busurnya.

Gantung busur secara terbalik dengan pegangan dari cabang pohon atau sesuatu yang serupa sehingga Anda bisa menarik ke bawah pada tali busur itu. Tarik ke arah bawah secara perlahan-lahan, untuk memastikan bahwa belahan busur tertekuk secara merata dan membentuk lengkungan yang diperlukan, sampai Anda bisa menariknya sejauh jarak antara tangan dan rahang Anda.

Setelah busur panah sudah jadi, sekarang Anda beranjak ke langkah-langkah pembuatan anak panah.

Cara membuat anak panah:

  1. Pilihlah batang kayu untuk anak panah.

Anak panah harus dibuat dari batang paling lurus yang dapat Anda temukan. Kayunya harus dalam keadaan kering dan mati. Panjang anak panah harus sekitar setengah dari panjang busur, atau sepanjang busur Anda dapat ditarik ke belakang.

  1. Bentuk anak panahnya.

Anda harus meraut kayunya sampai halus di sepanjang anak panah tersebut. Anda dapat meluruskan anak panah dengan memanaskan batangnya dengan lembut di atas bara panas-.

  1. Tajamkan ujung panah.

Mata panah yang sederhana adalah bagian depan batang panah yang diraut sampai runcing dan tajam. Anda dapat meraut ujung panah dengan pisau lalu mengeraskannya dengan memanaskannya dengan lembut di atas bara api (sekali lagi, berhati-hatilah jangan sampai membakar atau menghanguskan kayunya).

 

  1. Buatlah mata panah jika memungkinkan (langkah ini opsional).

Anda dapat membuatnya dengan logam, batu, kaca, atau tulang. Dengan hati-hati gunakan batu kecil atau palu untuk mengikis bahan mata panah Anda sampai lancip dan memasangnya di ujung panah Anda.

  1. Buatlah fletching atau sayap (opsional).

Meskipun fletching meningkatkan daya luncur anak panah, fletching tidak diperlukan untuk senjata yang digunakan di lapangan. Carilah beberapa bulu untuk membuat fletching dan lekatkan (jika memungkinkan) ke ujung belakang anak panah.